manchester united

manchester united
manchester united logo

Mengenai Saya

Manchester United F.C. Dibentuk sebagai Newton Heath L&YR F.C. pada 1878 sebagai tim sepak bola depot Perusahaan Kereta Api Lancashire dan Yorkshire Railway di Newton Heath, namanya berganti menjadi Manchester United pada 1902.

Rabu, 28 Maret 2012

Ryan Giggs: Javier Zanetti Lawan Paling Tangguh, Juventus Era 90-An Fantastis

Giggs berharap bisa tampil untuk ke-1.000 kalinya bagi United, dan mengenai masa-masanya di Old Trafford.


Donny Afroni

EPL - Norwich City v Manchester United, Ryan Giggs
Getty Images
Pemain veteran Manchester United Ryan Giggs mengungkapkan, kapten tim Inter Milan Javier Zanetti dan mantan pemain Arsenal Lee Dixon sebagai lawan paling tangguh yang pernah ia hadapi sepanjang karirnya.

Giggs berharap bisa memperkuat United hingga 1.000 laga, dan ia telah tampil di pertandingan ke-900 bersama Setan Merah ketika menghadapi Norwich City, dimana ia mencetak gol pada masa injury time.


“Saya pertama kali berhadapan dengan Zanetti di perempat-final Liga Champions 1999. Dia bek kanan, dan saya sebagai winger kiri,” ujar Giggs kepada La Gazzetta dello Sport.

“Dia begitu mengagumkan dengan kualitas yang dimilikinya, kecepatannya, tenaganya, kepintaran, dan kepiawaiannya.”

“Saya berhadapan dengan dia lebih dari dua kali, dan dia merupakan lawan yang tangguh, pemain komplet.”

Kendati memberikan pujian kepada Zanetti, Giggs mengaku terkesan dengan ikon Juventus Alessandro Del Piero.

Ketika United lolos ke Liga Champions untuk kali pertama sejak klub-klub Inggris diperbolehkan kembali tampil di kompetisi Eropa, Juventus tampil dominan di benua biru tersebut.

“Juventus pada era 1990-an fantastis,” puji Giggs.

“Del Piero [merupakan pemain terbaik Italia], dan kami di usia yang sama, dan saya mengikuti seluruh karir sepakbolanya.”.



*goal.com 

Selasa, 27 Maret 2012

Taklukkan Fulham, Manchester United Geser Manchester City


Jarak Manchester United dengan Manchester City kini terpisahkan tiga angka.






Happy Susanto

EPL - Manchester United v Fulham, Wayne Rooney
Wayne rooney
Manchester United suskes meraup penuh penuh di kandang sendiri sekaligus merenggangkan jarak dengan rival Manchester City menjadi tiga angka, usai menaklukkan Fulham 1-0 di Old Trafford, Selasa (27/3) dinihari WIB.

Gul tunggal The Red Devils diciptakan wayne Rooney di pengujung babak pertama.

Manajer Sir Alex Ferguson menduetkan Rooney dengan Danny Welbeck di barisan depan United. Antonio Valencia kembali masuk ke dalam tim sebagai yang kedua kali setelah ia absen cukup lama pada Februari-Maret karena cedera hamstring.

Sementara itu, manajer Fulham Martin Jol mempercayakan Moussa Dembele dan Pavel Pogrebnyak di barisan depan dengan ditopang Clint Dempsey.

Di awal pertandingan, United lebih menguasai pertandingan. Sejumlah usaha dilakukan. Peluang pertama didapat Rooney pada menit ketujuh, namun sepakan kerasnya masih bisa dihalau Brede Hangeland. Empat menit kemudian, giliran sundulan kepala Ryan Giggs yang mampu ditangkap Mark Schwarzer.



Fulham juga beberapa kali sempat mengancam pertahanan United. Pada menit ke-20, tendangan keras Clint Dempsey justru mengarah tepat di pelukan kiper United yang dijaga David de Gea. Empat menit kemudian, sepakan melengkung Dempsey juga mampu ditangkap de Gea.

Pada menit ke-31, Welbeck nyaris saja membuka skor untuk United, namun sepakan akrobatiknya masih tipis di sisi kiri gawang Fulham. Tiga menit berselang, sang striker melakukan pergerakan ke area pertahanan Fulham dengan langsung melakukan tendangan ke arah gawang, namun masih bisa ditangkap kiper Schwarzer.

Saat pertandingan babak pertama menyisakan lima menit lagi, Stephen Kelly tampak melakukan handball saat Patrice Evra melakukan tendangan ke arah gawang, tapi wasit M. Oliver tidak menganggap insiden itu sebagai pelanggaran.

Semenit berselang, United berhasil memecah kebuntuan lewat aksi Wayne Rooney yang memanfaatkan bola sodoran datar dari Jonny Evans yang diawali dengan umpan jarak jauh Ashley Young. Sepakan Rooney tak ammpu dihalau Schwarzer.

Beberapa menit kemudian, Rooney kembali mengancam gawang Fulham, namun tendangannya ke arah gawang masih bisa ditangkap Schwarzer. Setelah itu, Antonio Valencia mengirimkan bola dari sisi kiri pertahanan Fulham, tidak ada rekannya yang menyambut di dalam kotak penalti.

Di masa tambahan waktu babak pertama, Young mampu memblok tendangan salah satu pemain Fulham yang berusaha mengarahkan bola ke gawang de Gea.

Di awal babak kedua, tuan rumah langsung mengancam. Tendangan keras Valencia dari sisi kiri kotak penalti Fulham masih bisa diblok kiper Schwarzer. Dua menit berselang, giliran penetrasi Young dari sisi kiri lapangan yang masih digagalkan Kelly.

Pada menit ke-53, Young nyaris menjebol gawang Fulham andai sepakan melengkungnya tidak dengan sigap ditepis Schwarzer. Beberapa saat kemudian, giliran sepakan keras Welbeck yang masih bisa diblok pemian bertahan lawan.

Saat poertandingan sudah memasuki menit ke-74, Young memiliki peluang emas untuk menjebol gawang Fulham. Sepakan kerasnya mampu dimentahkan Schwarzer. Bola masih menghampiri sang winger, namun lagi-lagi dimentahkan kiper lawan. Giggs yang mendapatkan bola muntah juga gagal memaksimalkan peluang.

Saat pertandingan akan berakhir, pemain pengganti Danny Murphy terlihat terjatuh di area kotak penalti United setelah mendapat kawalan Michael Carrick, namun wasit menganggap itu bukan pelanggaran.

Tidak ada gol yang tercipta di babak kedua. Satu gol kemenangan ini sudah cukup buat Setan Merah untuk kembali merebut posisi puncak klasemen dari genggaman "Tetangga Berisik". Kompetisi berlangsung sangat ketat, apalagi hanya menyisakan delapan pertandingan lagi.






*goal.com

Minggu, 25 Maret 2012

Rio Ferdinand: Harus Menang Terus!

Bek Manchester United itu memasang target sapu bersih di semua laga Liga Primer Inggris tersisa di musim ini.

M Yanuar F

EPL - Wolverhampton Wanderers vs Manchester United,Jonny Evans, Rio Ferdinand & Rafael
Rio Ferdinand Johny Evans Rafael Da Silva
Dengan keunggulan satu angka dari Manchester City di Liga Primer Inggris, kubu Manchester United sadar bahwa mereka tak bisa membuat kesalahan sekecil apa pun di sisa musim ini jika ingin mengakhiri kompetisi dengan gelar di tangan.

Rio Ferdinand juga menekankan pentingnya kemenangan di setiap laga mereka, termasuk menghadapi Citizen dalam derby Manchester bulan depan.


"Kami berada dalam posisi yang kami inginkan," ujarnya kepada Sky Sports News HD.

"Kami ingin bisa berada di puncak klasemen di tahap ini pada musim ini, tapi yang lebih penting adalah kami bisa bertahan di posisi ini sampai akhir."

Ferdinand berpendapat bahwa setiap laga tak ubahnya sebuah laga final.












*http://www.goal.com/id-ID

Selasa, 03 Januari 2012

Suarez Tujuh Kali Katai Evra Negro


Headline
, Liverpool - Terungkap sudah kata-kata berbau rasisme yang dilontarkan bomber Liverpool Luis Suarez kepada bek Manchester United, Patrice Evra. Apakah itu?

Bomber Liverpool berkebangsaan Uruguay itu harus menelan pil pahit dengan mendapatkan larangan bermain selama delapan laga disebabkan kata-kata rasis yang ia ucapkan kepada Evra.

Sebagaimana dilansir Sunsports, Suarez kedapatan melontarkan kata-kata negro kepada Evra sebanyak tujuh kali kala kedua tim bentrok di bulan Oktober lalu.

Menurut laporan dari Komisi Independen kasus tersebut, ketika Evra bertanya kepada Suarez mengapa dirinya ditendang, Suarez lalu menjawab, "Porque tu eres negro," atau yang berarti, "Itu karena kau negro."

Evra yang panas mendengar kata-kata tersebut lalu mengancam akan memukul Suarez. Lalu, Suarez membalas dengan kembali melontarkan kata-kata berbau rasis, "No hablo con los negros" atau yang ditranslasikan "Maaf, saya tidak berbicara dengan negro."

Para ahli lingusitik pun dikerahkan Federasi Sepakbola Inggris FA untuk meneliti kasus tersebut. Hasilnya, Suarez dianggap telah mengucapkan kata-kata negro kepada Evra sebanyak tujuh kali.

FA sendiri telah memberikan tenggat waktu selama 14 hari bagi Liverpool untuk mengajukan banding dan denda sebesar 40 ribu poundsetrling (sekitar Rp563 juta).

sumber*INILAH.COM

Minggu, 01 Januari 2012

Blackburn Rovers Buyarkan Rencana Pesta Manchester United

Kesalahan-kesalahan fatal pertahanan United memberikan angin segar bagi manajer Blackburn Steve Kean.





EPL: Morten Gamst Pedersen - Steven N'Zonzi- Yakubu Aiyegbeni,  Manchester United v Blackburn
Getty Images
Dua gol Dimitar Berbatov di menit ke-52 dan 62 gagal memberikan tiga angka yang diidamkan Manchester United untuk merayakan pesta ulang tahun ke-70 manajer Sir Alex Ferguson dan unggul di puncak klasemen sementara.

Gol-gol Aiyegbeni Yakubu di awal masing-masing babak, ditambah sundulan Grant Hanley sepuluh menit sebelum bubaran membuat Blackburn memberikan kejutan besar di akhir 2011.


Manchester United tampil kurang menggigit di babak pertama, Park Ji-Sung dan Rafael yang dipercaya mengawal lini tengah, gagal mengontrol permainan dengan baik.

Juru kunci Liga Primer Inggris justru yang mengancam terutama dalam situasi bola mati dengan keunggulan Christopher Samba di udara.

Persis Rovers unggul karena kegagalan Berbatov mengunci Samba, saat striker Bulgaria itu menarik Samba di kotak terlarang, dan Yakubu dengan tenang menaklukkan David De Gea dari titik penalti di menit ke-16.

Ferguson pun mengganti strategi dengan menarik keluar Javier Hernandez dengan Anderson di awal babak kedua.

Malah Blackburn yang menggandakan keunggulan. Kesalahan Michael Carrick dan David Jones dalam mengantisipasi gerakan Yakubu, membuat striker Nigeria itu berhadapan dengan De Gea dan membuat Old Trafford semakin sunyi.

Namun, Setan Merah bangkit dan langsung memperkecil ketinggalan setelah kick-off, saat Berbatov menyundul tendangan Rafael, yang di babak kedua kembali ke posisi alaminya sebagai bek kanan, di menit ke-51.


Gol ke-1.500 Liga Primer Inggris itu menyulut semangat United, dan sepuluh menit kemudian, aksi individu Antonio Valencia membuatnya bebas untuk melepaskan umpan silang yang dibelokkan Berbatov ke gawang Mark Bunn untuk memberikan gol kelima dalam tiga partai terakhir bagi Berbatov.

Kelemahan pertahanan United, yang ditinggal sejumlah punggawanya akibat cedera, akhirnya terbukti fatal, ketika De Gea mengulang kesalahannya mengantisipasi tendangan penjuru di awal musim, dan Hanley pun unggul dalam duel di udara untuk memberikan gol ketiga dan tiga poin bagi Rovers.










sumber*goal.com

if you like it, join please